Saran dan Kritik sampaikan ke email kami : admin@smpn8cimahi.sch.id & admin@smpn8cimahi.com

PENTAS SENI


Pendekatan Saintifik 5 M Kurtilas





Berikut ini adalah langkah-langkah 5 M dalam pendekatan Saintifik

1.         Mengamati
Metode mengamati mengutamakan kebermaknaan proses pembelajaran (meaningfull learning). Metode ini memiliki keunggulan  tertentu, seperti menyajikan media obyek secara nyata, peserta didik senang dan tertantang, dan mudah pelaksanaannya. Tentu saja kegiatan mengamati dalam rangka pembelajaran ini biasanya memerlukan waktu persiapan yang lama dan matang, biaya dan tenaga relatif banyak, dan jika tidak terkendali akan mengaburkan makna serta tujuan pembelajaran.
                Mengapa 5m itu di perlukan ( mengamati )
Karena Metode mengamati sangat bermanfaat bagi pemenuhan rasa ingin tahu peserta didik. Sehingga proses pembelajaran memiliki kebermaknaan yang tinggi. Dengan metode observasi peserta didik menemukan fakta bahwa ada hubungan antara obyek yang dianalisis dengan materi pembelajaran yang digunakan oleh guru.
                Bagaimana melakukan kegiatan 5m (mengamati)
Kegiatan mengamati dalam pembelajaran dilakukan dengan menempuh langkah-langkah seperti berikut ini.
a.              Menentukan objek apa yang akan diobservasi
b.             Membuat pedoman observasi sesuai dengan lingkup objek yang akan diobservasi
c.              Menentukan  secara jelas  data-data apa yang perlu diobservasi, baik primer maupun sekunder
d.             Menentukan di mana tempat objek yang akan diobservasi
e.             Menentukan secara jelas bagaimana observasi akan dilakukan untuk mengumpulkan data agar berjalan mudah dan lancar
f.               Menentukan cara dan melakukan pencatatan atas hasil observasi , seperti menggunakan buku catatan, kamera, tape recorder, video perekam, dan alat-alat tulis lainnya.
Kegiatan observasi  dalam proses pembelajaran meniscayakan keterlibatan peserta didik secara langsung.
2.         Menanya
Guru yang efektif mampu menginspirasi peserta didik untuk meningkatkan dan mengembangkan ranah sikap, keterampilan, dan pengetahuannya. Pada saat guru bertanya, pada saat itu pula dia membimbing atau memandu peserta didiknya belajar dengan baik. Ketika guru menjawab pertanyaan peserta didiknya, ketika itu pula dia mendorong asuhannya itu untuk menjadi penyimak dan pembelajar yang baik.
Mengapa 5m itu di perlukan ( menanya )
dengan pertanyaan maka siswa akan lebih aktip dan dapat berusaha lebih giat lagi untuk menjawab pertanyaan seorang guru tersebut dengan benar,maka dengan menanya seorang siswa akan berusaha lagi.
                Bagaimana melakukan kegiatan 5m (menanya)
Dengan cara :
§   Membangkitkan rasa ingin tahu, minat, dan perhatian  peserta didik tentang suatu tema atau topik pembelajaran.
§   Mendorong dan menginspirasi peserta didik untuk aktif belajar, serta mengembangkan pertanyaan dari dan untuk dirinya sendiri.
3.         Menalar
Penalaran adalah proses berfikir yang logis dan sistematis atas fakta-kata empiris yang dapat diobservasi untuk memperoleh simpulan berupa pengetahuan.  Penalaran dimaksud merupakan penalaran ilmiah, meski penakaran nonilmiah tidak selalu tidak bermanfaat.
                Mengapa 5m itu di perlukan ( menalar )
Karena proses pembelajaran pembelajaran akan berhasil secara efektif jika terjadi interaksi langsung antara pendidik dengan peserta didik. Pola ineraksi itu dilakukan melalui stimulus dan respons.
                Bagaimana melakukan kegiatan 5m (menalar)
Kesiapan  diidentifikasi berkaitan langsung dengan motivasi peserta didik. Kesiapan itu harus ada pada diri guru dan peserta didik. Guru harus benar-benar siap mengajar dan peserta didik benar-benar siap menerima pelajaran dari gurunya. Sejalan dengan itu, segala sumber daya pembelajaran pun perlu disiapkan secara baik dan saksama.
4         Mencoba
Untuk memperoleh hasil belajar yang nyata atau otentik, peserta didik harus mencoba atau melakukan percobaan, terutama untuk materi atau substansi yang sesuai.
Mengapa 5m itu di perlukan ( mencoba)
Karena Aplikasi metode eksperimen atau mencoba dimaksudkan untuk mengembangkan berbagai ranah tujuan belajar, yaitu sikap, keterampilan, dan pengetahuan.
Bagaimana melakukan kegiatan 5m (mencoba)
(1) menentukan tema atau topik sesuai dengan kompetensi dasar menurut tuntutan kurikulum;
(2) mempelajari cara-cara penggunaan alat dan bahan yang tersedia dan harus disediakan;
(3)mempelajari dasar teoritis yang relevan dan hasil-hasil eksperimen sebelumnya;
(4) melakukan dan mengamati percobaan;
(5) mencatat fenomena yang terjadi, menganalisis, dan menyajikan data;
(6) menarik simpulan atas hasil percobaan; dan
(7)membuat laporan dan mengkomunikasikan hasil percobaan
                5. menyajikan
Menyajikan data yang telah di kelompokan atau yang telah di proleh untuk di diskusikan dengan siswa yang lain.
                Mengapa 5m itu di perlukan ( menyajikan)
Dengan menyajikan kita akan dapat mengetahui hasil dari semua pembelajaran.
Bagaimana melakukan kegiatan 5m (menyajikan)
1.       Mempersiapkan dulu bahan yang akan di sajikan.
2.       Menyususn rencana untuk menyajikan.
3.       Membuat rencana penyajian.

4.       Meringkas hasil.

(fathanbahtra.blogspot.co.id)